Tempat – Tempat Terjadinya Sujud Tilawah

Sujud tilawah adalah sebuah sunnah yang pernah diajarkan oleh Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- kepada para sahabat -radhiyallahu anhum-. Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan saat membaca atau mendengarkan suatu ayat diantara ayat-ayat sajdah, yakni ayat-ayat yang menjelaskan tentang sujud di dalam Al-Qur’an dan jumlahnya ada lima belas ayat. [Lihat At-Tibyan (hal. 127-129) karya An-Nawawiy, cet. Maktabah Ibnu Abbas, 1416]

Sunnah ini banyak dilupakan dan ditinggalkan oleh kaum muslimin, karena banyak diantara mereka yang tidak mengetahui posisi sujud tilawah di dalam Al-Qur’an Al-Karim, sehingga perlu kiranya kita mengetahui tempat-tempat disunnahkan bagi kita untuk bersujud padanya saat membaca dan melewati tempat-tempat itu di dalam Al-Qur’an Al-Azhim.

Paraulama telah menerangkan bahwa ayat sajdah yang merupakan tempat-tempat sujud tilawah, ada yang disepakati sebagai ayat sajdah dan ada yang diperselisihkan, namun dalilnya shohih sebagai ayat sajdah yang dianjurkan padanya untuk bersujud. [Lihat Syarhu Ma'anil Atsar (1/359), At-Tamhid (19/131) dan Al-Muhalla (5/151)]

Diantara ayat-ayat yang disepakati sebagai ayat-ayat sajdah:

  •  Tempat Pertama

Firman Allah -Azza wa Jalla-,

إِنَّ الَّذِينَ عِنْدَ رَبِّكَ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَيُسَبِّحُونَهُ وَلَهُ يَسْجُدُون [الأعراف/206]

“Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan Hanya kepada-Nya-lah mereka bersujud”. (QS. Al-A’raaf : 206)

  •  Tempat Kedua

Firman Allah -Ta’ala-,

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلَالُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَالْآَصَال [الرعد/15]

“Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari”. (QS. Ar-Ro’du : 15)

  • Tempat Ketiga

Firman Allah -Subhanahu wa Ta’ala-,

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مِنْ دَابَّةٍ وَالْمَلَائِكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ (49) يَخَافُونَ رَبَّهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ  [النحل/49، 50]

“Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para ma]aikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.  Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)”. (QS. : An-Nahl : 49-50)

  •  Tempat Keempat

Firman Allah -Ta’ala-,

قُلْ آَمِنُوا بِهِ أَوْ لَا تُؤْمِنُوا إِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهِ إِذَا يُتْلَى عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ سُجَّدًا (107) وَيَقُولُونَ سُبْحَانَ رَبِّنَا إِنْ كَانَ وَعْدُ رَبِّنَا لَمَفْعُولًا (108) وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا  [الإسراء/107-109]

“Katakanlah, “Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud.  Dan mereka berkata, “Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi”.  Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'”. (QS. Al-Israa’ : 107-109)

  • Tempat Kelima

Firman Allah –Tabaroka wa Ta’ala-,

وَأَعْتَزِلُكُمْ وَمَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَأَدْعُو رَبِّي عَسَى أَلَّا أَكُونَ بِدُعَاءِ رَبِّي شَقِيًّا  [مريم/48]

“Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis”. (QS. Maryam : 58)

  • Tempat Keenam

Firman Allah –Jalla Jalaaluh-,

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ وَمَنْ يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ مُكْرِمٍ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ  [الحج/18]

“Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah, maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki”. (QS. Al-Hajj : 18)

  • Tempat Ketujuh

Firman Allah –Jalla Sya’nuh-,

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اسْجُدُوا لِلرَّحْمَنِ قَالُوا وَمَا الرَّحْمَنُ أَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًا [الفرقان/60]

“Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Sujudlah kamu sekalian kepada yang Maha Penyayang”, mereka menjawab:”Siapakah yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan yang kamu perintahkan kami (bersujud kepada-Nya)?”, dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman)”. (QS. Al-Furqon : 60)

  • Tempat Kedelapan

Firman Allah -Subhanahu wa Ta’ala-,

أَلَّا يَسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي يُخْرِجُ الْخَبْءَ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُخْفُونَ وَمَا تُعْلِنُونَ (25) اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ  [النمل/25، 26]

“Agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.  Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah, kecuali Dia, Tuhan yang mempunyai ‘Arsy yang besar”. (QS. An-Naml : 25-26)

  • Tempat Kesembilan

Firman Allah –Jalla Dzikruh-,

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآَيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لاَ يَسْتَكْبِرُونَ [السجدة/15]

“Sesungguhnya orang yang benar benar percaya kepada ayat ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat ayat itu, mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidak sombong”.(QS. As-Sajdah : 15)

  •  Tempat Kesepuluh

Firman Allah Robbul Izaah,

وَمِنْ آَيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ (37) فَإِنِ اسْتَكْبَرُوا فَالَّذِينَ عِنْدَ رَبِّكَ يُسَبِّحُونَ لَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَهُمْ لَا يَسْأَمُونَ  [فصلت/37، 38]

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah yang menciptakannya, jika Dia-lah yang kamu hendak sembah. Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu”. (QS. Fushshilat : 37-38)

Inilah beberapa tempat sujud tilawah yang disepakati sunnahnya untuk bersujud saat melewatinya oleh para ulama. Adapun tempat-tempat sujud tilawah lainnya, maka para ulama khilaf di dalamnya. Jumlahnya ada limaayat. Hanya saja empat (4) diantaranya memiliki dalil yang menopangnya dari hadits-haditsnya Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-. [Lihat At-Tamhid (19/131), Al-Bada'i' (1/193), Hasyiyah Ad-Dasuqiy (1/308) dan Al-Majmu' (4/60) serta Al-Mughni (1/618)]

Empat ayat sajdah tersebut:

  •   Tempat Kesebelas

Firman Allah Robbul Izaah,

قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَى نِعَاجِهِ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْخُلَطَاءِ لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَا هُمْ وَظَنَّ دَاوُودُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ  [سورة ص/24]

“Daud berkata: “Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini”. Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; Maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat”. (QS. Shaad : 24)

  •  Tempat Kedua Belas

Firman Allah Robbul Izaah,

فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا  [النجم/62]

“Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia)”. (QS. An-Najm : 62)

  •  Tempat Ketiga belas

Firman Allah Robbul Izaah,

فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ (20) وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآَنُ لَا يَسْجُدُون [الإنشقاق/20، 21]

“Mengapa mereka tidak mau beriman?  Dan apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud”. (QS. Al-Insyiqooq : 20-21)

  •  Tempat Keempat Belas

Firman Allah Robbul Izaah,

كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ  [العلق/19]

“Sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan)”. (QS. Al-Alaq : 19)

Disana masih tersisa sebuah ayat yang tergolong ayat sajdah, namun tak ada dalilnya dari Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, hanya dari sahabat saja. Nah, tentunya pengamalan sahabat adalah hujjah, apalagi tak ada yang menyelisihinya dari kalangan sahabat lain. Ayat itu adalah berikut ini:

  •  Tempat Kelima Belas

Firman Allah Robbul Izaah,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ  [الحج/77]

“Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan”. (QS. Al-Hajj : 77)

Bagi yang ingin memperluas pembahasan ini, silakan merujuk kitab-kitab fiqih dan lainnya, seperti Syarhul Ma’ani (1/359), At-Tamhid (19/131), Al-Majmu’ (4/64) dan Al-Mughni (1/618), Al-Muhalla (5/105). Sebagian ulama belakangan telah menulis risalah khusus tentang sujud tilawah, seperti  Syaikh Abu Umair Majdi bin Arafat Al-Mishriy dalam kitabnya Fathur Rahman bi Ahkam wa Mawadhi’ Sujud Al-Qur’an.

 

Sumber : Buletin Jum’at At-Tauhid. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Jl. Bonto Te’ne, Kel. Borong Loe, Kec.BontoMarannu, Gowa-Sulsel. Pimpinan Redaksi / Penanggung Jawab : Ustadz Abu Fa’izah Abdul Qadir Al-Atsary, Lc. Layout : Abu Dzikro. Untuk berlangganan/pemesanan hubungi : Ilham Al-Atsary (085255974201).

 

No Responses

Leave a Reply