Meletakkan Al-Qur’an di Mobil

Meletakkan Al-Qur’an di Mobil

Oleh: Ustadz Abdul Qadir Abu Fa’izah -Hafizhahullah-

Sebagian orang biasa kita lihat meletakkan Al-Qur’an di mobilnya atau menempelkan ayat Kursi pada mobilnya demi mencari berkah dan keselamatan dengannya. Betulkah hal itu dibenarkan dalam agama kita?

Menjawab pertanyaan ini, Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin -rahimahullah- berkata,

حكم وضع المصحف في السيارة دفعاً للعين أو توقياً للخطر بدعة فإن الصحابة رضي الله عنهم لم يكونوا يحملون المصاحف على إبلهم دفعاً للخطر أو للعين وإذا كان بدعة فإن النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم قال كل بدعةٍ ضلالة وكل ضلالةٍ في النار.

“Hukum meletakkan mush-haf (yakni, Al-Qur’an) di dalam mobil demi mencegah ain atau demi menjaga bahaya adalah bid’ah (tak ada dasarnya dalam agama). Karena, para sahabat -radhiyallahu anhum- tidaklah membawa mush-haf di atas unta-unta mereka demi mencegah bahaya atau penyakit ain. Jika hal itu adalah bid’ah, maka Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda, “Semua bid’ah itu  adalah bid’ah dan kesesatan dan semua kesesatan dalam neraka”[1]. [Lihat Fatawa Nur ala Ad-Darb (3/387)]



[1] HR. An-Nasa’iy dalam Sunan-nya (no. 1578). Di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Shohih Al-Jami’ (no. 1353)

No Responses

Leave a Reply